taukah kenapa aku melakukan semua itu? tidak. pasti kau tidak tau. atau lebih tepatnya kau tidak mau tau. karena sejak saat itu kau telah memilih menutup mata, telinga, hati mu untuk melihat, mendengar, dan memahami aku.
lain halnya dengan mu. sejak perpisahan kita hari itu, aku mulai bertindak bodoh. aku menghabiskan seluruh waktu ku untuk mu. jika dulu aku selalu menghabiskan seluruh waktu ku untuk kita, sekarang aku harus menghabiskan seluruh waktu ku untuk mu sendirian.
aku menghabiskan waktu ku hanya untuk memikirkan mu yang jelas-jelas tidak pernah menghabiskan waktu mu untuk memikirkan aku. aku menghabiskan waktu ku dengan menutup hati ku untuk pria mana pun sedangkan kamu malah menghabiskan waktu mu dengan membuka hati mu untuk wanita lain. aku menghabiskan waktu ku untuk mendoakan mu di setiap doa ku sedangkan kamu tak pernah sedikit pun menyinggung nama ku di setiap doa mu.
sejak saat kita masih bersama sampai saat kita telat berpisah, aku tak pernah membuang waktu ku untuk tidak memikirkan mu. aku tak pernah membuang waktu ku untuk barang sekedar melirik lelaki lain. aku tak pernah membuang waktu ku untuk tidak menyebut nama mu di setiap peraduan ku terhadap tuhan.
budaya itu seakan telah terikat dalam diri ku. budaya yang entah bodoh atau bagaimana aku tidak mengerti. yang aku mengerti hanyalah aku berusaha untuk tetap menjaga hati ini hanya untuk mu.
taukah kamu kenapa aku melakukan semua itu? tak usah kau jawab pertanyaan ku ini karena aku tidak perlu kamu tau. aku hanya perlu kamu mengerti dan memahami. aku tak menuntut mu untuk melakukan banyak hal, cukup dengan itu saja.
mengertilah, aku di sini hanya untukmu. pahamilah, aku di sini selalu menunggumu.
puisi nya bagus2 kk, dan tema blognya co2k, lanjutkan membuat pusisinya ya kk berbakat :)
BalasHapusmakasih bang . ini msh tahap belajar kok , jd sering2 ksh komen ya :)
BalasHapus